jump to navigation

Fasilitas Burn Proof pada CD-Writer Desember 25, 2007

Posted by apomienowuna in Tips & Trik.
trackback

Teknologi CD-Writer terlihat sudah banyak dimiliki oleh para komputer mania. Baik untuk tujuan serius seperti menyiapkan data backup ke CD ataupun para hobbies sebagai backup atau hanya memakai CD-Writer untuk backup kecil kecilan selebihnya bikin CD-AUDIO dari MP3.

Pembuat CD-Writer memiliki beberapa kelebihan seperti Fasiltas Over Burning yang terkadang diperlukan ataupun Ripper CD Audio. Over Burning adalah fasilitas dari CD-Writer untuk membuat CD diluar kapasitas standard. Seperti yang kita ketahui kapasitas CD-standar memiliki maksimum 74 menit data dan dengan overburning dapat ditingkatkan menjadi 80 atau bahkan 84 menit. Sistem penulisan ini disebut sebagai oversize CD.

Fasiltas lain dari CD-Writer yang tidak kalah pentingnya adalah Ripper CD. Ripper CD adalah fasiltas dari CD-Writer maupun CD-ROM untuk mengambil data lagu CD-AUDIO dan dirubah ke WAV ataupun MP3. Proses ini disebut Ripper. Beberapa CD-Writer biasanya sudah memiliki fasiltas ini.

Untuk fasiltas Burn Proof memiliki pendekatan yang berbeda. Teknologi Burn Proof pertama kali diperkenalkan oleh Sanyo. Salah satu pemakai teknologi ini digunakan oleh Plextor IDE 12/10/32. Walaupun CD-Writer memang memiliki buffer sebagai cadangan untuk pengambilan data tetapi masih dirasakan tidak aman.

Apa sebenarnya manfaat Burn Proof. Sederhananya Burn Proof adalah fasiltas mematikan tembakan laser atau proses menulis data ke media CD-R. Misalnya seseorang mengambil data dari sebuah CD-ROM yang dipindahkan ke CD-Writer dan suatu saat CD-ROM yang terhubung network digunakan oleh orang lain sehingga data yang dikirim dari CD-ROM menjadi terhambat dan semakin lambat sampai akhirnya terlambat. Maka pada CD-Writer yang tidak memiliki Burn Proof akan mengambil data dari cadangan Buffer memori di CD-Writer untuk menghindari terputusnya penulisan. Tetapi bila berlangsung lama dan terjadi out buffer atau seluruh data sudah ditulis oleh CD-Writer ke Media CD dapat menyebabkan terputusnya proses penulisa tersebut.

Dengan Burn Proof hal ini dapat dihindari. Bila suatu saat buffer sudah habis dipindahkan ke Media CD-R sedangkan data baru tidak kunjung datang atau terjadi hambatan karena suatu hal, maka sistem pada CD-Writer akan menghentikan proses dengan mematikan proses penulisan. Selanjutnya setelah data kembali normal proses dilanjutkan. Dengan fasilitas ini, harddisk tidak terjadi out of buffer, dan kerusakan karena penulisan dapat dihindari

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: