jump to navigation

Pertanian & Peternakan Desember 27, 2007

Posted by apomienowuna in Wilayah Kab.Muna.
trackback

Penggunaan Tanah

Secara umum total penggunaan di kabupaten mina tahun 2004 mencapai 488.700 hektar.Rincian pengguanan tanah tersebut yang terluas adalah areal hutan negara seluas 197.508 hektar (40,41 persen.) hampir separuh dari seluruh luas tanah dikabupaten Muna. Berikut adalah tanah yang sementara tidak diusahakan seluas 69.137 hektar (14,15 persen) dan areal tanah perkebunan seluas 71.641 hektar( 14,66 persen). Sementara yang terkecil adalah berupa tambak/kolam seluas 75 hektar atau sekitar 0, 06 persen.

 Tanaman Pangan

Data yang dsajikan untuk jenis tanaman bahan makan yang diusahakan di kabupaten Muna hanya memuat 8 ( delapan ) jenis tanaman yang utama yaitu ; padi sawah, padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai dan kacang hijau.
Produksi padi Kab Muna tahun 2005 berjumlah 11.899 Ton yang terdiri atas padi sawah sebanyak 3.940 Ton (33,11persen) dan padi ladang 7.959 Ton (66,89 persen). Di banding dengan jumlah produksi tahun 2004 sebesar 14.904 Ton berarti produksi padi selama tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 20, 17 persen.
Sementara itu produksi jagung mengalami peningkatan sebesar 8,54 persen dari 40. 477 Ton tahun 2004 menjadi 43. 933 Ton pada tahun 2005. Peningkatan tersebut di sebabkan meningkatnya luas panen sebesar 2,30 persen dari 18.992 hektar tahun 2004 . meningkat menjadi 19.428 hektar tahun 2005. produksi ubi kayu juga mengalami peningkatan dari tahun 2004 sebesar 51.016 Ton meningkat menjadi 53.276 Ton pada tahun 2005 atau mengalami peningkatan sebesar 4,43 persen. Sedangkan produksi ubi jalar mengalami penurunan dari 10.010 Ton pada tahun 2004 menurun menjadi 6.744 Ton pada tahun 2005 atau mengalami penurunan sebesar 32,63 persen.
Untuk produksi tanaman kacang kacangan seperti kacang tanah meninkat 4,14 persen dari tahun 2004 sebesar 5.006 Ton menjadi 5.213 Ton pada tahun 2005. demikian juga dengan produksi kacang kedelai mengalami peningkatan dari 81 Ton pada tahun 2004 menjadi 150 Ton pada tahun 2005 atau meningkat sebesar 85,18 persen. Dari sementara itu produksi kacang hikau menurun sebesar 4,69 persen dari 456 Ton pada tahun 2004 menurun menjadi 244 Ton pada tahun 2005.

Tanaman Perkebunan

Jenis tanaman perkebunan yang disajikan disini terdiri dari 18 (delapan belas ) jenis yaitu:kelapa, kopi, kapuk, lada,cengkeh, jambu mete, kemiri, tebu, tembakau, coklat,/kakau, kapas, pala, pinang, enau/nira, asam jawa,jahe, panila,dan kelapa hybrida. Dari 18 jenis tanaman perkebunan yang diusahan diatas yang memiliki produksi yang relatif besar tanaman yang tanaman yanag produksinya sangat potensial untuk expor yaitu kelapa, kopi, lada, cengkeh, jambu mete, cokalt dan pala.
Areal tanaman kakao mengalami peningkatan yang relatif besar dibanding dengan jenis tanaman lainnya, yaitu dari 7,271,6 ha tahun 2004 menjadi 7.511,0 ha tahun 2005 atau naik sekitar 3,29 persen sedangkan untuk jenis tanaman lainnya juga mengalami peningkatan namun dalam jumlah yang relatif kecil.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: